Langsung ke konten utama

Daftar Prodi dan Tingkat Persaingan ITB


Bagi adik-adik yang berminat masuk ITB melalui SBMPTN tahun ini, berikut daftar prodi dan daya tampung masing-masing prodi pada tahun ini. Perhatikan pula peminat tahun 2013 lalu hitung tingkat persaingannya denga cara membagi kuota dengan jumlah peminat. Hasilnya nanti dapat dijadikan sebagai salah satu pertimbangan untuk menentukan prodi pilihan kalian.

SAINTEK



KODE
NAMA
DAYA TAMPUNG 2014
PEMINAT 2013
UJI KET.
351015
FAK. ILMU DAN TEKNOLOGI KEBUMIAN (FITB)
108
2.422
--
351023
FAK. TEKNIK PERTAMB. & PERMINYAKAN (FTTM)
134
3.251
--
351031
FAK. MATEMATIKA & ILMU PENGET. ALAM (FMIPA)
136
2.248
--
351045
FAKULTAS TEKNIK SIPIL & LINGKUNGAN (FTSL)
166
3.155
--
351053
SEKOLAH FARMASI (SF)
58
1.045
--
351061
SEKOLAH ILMU & TEKNO. HAYATI - PROG. SAINS
50
994
--
351075
SEKOLAH TEK. ELEKTRO & INFORMATIKA (STEI)
162
2.927
--
351083
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI (FTI)
156
2.168
--
351091
FAKULTAS TEKNIK MESIN & DIRGANTARA (FTMD)
118
2.564
--
351104
SEK. ARSITEKTUR, PERENC & PENGEMB KEBIJAKAN
84
1.740
--
351126
SEKOLAH ILMU & TEKNO HAYATI - PROG REKAYASA
66
1.172
--





SOSHUM



KODE
NAMA
DAYA TAMPUNG 2014
PEMINAT 2013
UJI KET.
352011
FAKULTAS SENIRUPA DAN DESAIN (FSRD)
92
1.542
2
352025
SEKOLAH BISNIS DAN MANAJEMEN (SBM)
94
2.838

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selamat datang 2021, Selamat tinggal 2020

Halo 2021 !!! Akhirnya tahun berganti, 2020 yang penuh dengan hal-hal tak terduga bagiku, dan pun bagi hampir seluruh populasi dunia ini akhirnya terlalui. Banyak hal yang membuat duka ditahun itu, namun berkat Tuhan pun tak kalah banyak untuk tetap membuat kita tersenyum. Diawali dengan bisa membuka awal tahun 2020 bersama keluargaku tercinta di kampung halaman Bapakku. Sangat jarang kami bisa berkumpul diluar rumah (dalam hal ini mudik ke kampung Bapak/Mamak) dalam waktu yang cukup lama. Sungguh bahagia rasanya, setidaknya bagiku pribadi terlebih setelah perjuanganku mencari pekerjaan sekitar setengah tahun setelah aku lulus dari bangku kuliah masih belum menghasilkan apa-apa. Tapi tak apa, waktu diawal tahun ini sangat bahagia bagiku, mampu mengalihkan pikirku yang berlebihan tentang itu. Kemudian waktu bergulir, mulai kuarungi tanggal-tanggal diawal tahun 2020 dengan penuh harap. Pertengahan Januari aku kembali ke Bandung, kota dimana aku berdomisili dalam 4,5 tahun terakhir. Tujua...

Mencetak Mimpi

Mencetak mimpi. Yah... mungkin itu kata yang pas untuk keadaan ku saat ini. Mencetak mimpi yang sudah memiliki klise, rancangan, tinggal dicetak. Namun, ternyata semua tak semudah yang ada dikhayalan ku sebelumnya. Ketika aku mulai berani memimpi, tak sedikitpun ada kubayangkan bahwa mimpi yang muncul dalam benakku saat itu akan menemui jalan terjal yang sulit, bahakan untuk orang macam aku bisa dikatakan sangat sulit. Dulu... waktu aku belum berani bermimpi, akau masih buta, buta akan dunia luar. Aku tidak tau apa ini dan apa itu, aku tidak tau bagaimana ini maupun bagaimana itu. Yah... aku buta. Sebelum aku bermimpi, akau hanya memiliki harapan sederhana...kuliah di unand. Ntah karena aku masih polos atau memang waktu itu aku realistis, aku tidak pernah memandang universitas2 besar macam UI, ITB, UGM, UNPAD atau bahkan USU. Yaaa.. aku Cuma berpikir, pokoknya aku kuliah. Dulu yang aku tau tentang kuliah hanya sekolah santai dengan gaya bebas tak diatur lagi. Sungguh menyenangka...